Diilhami oleh hasil riset Eric Maisel Ph.D dalam bukunya SLEEP THINKING yang menjelaskan 18 (delapan belas) langkah untuk mencapai Sleeping Mind, artikel ini memperkenalkan penerapan pendekatan NLP (Neuro Linguistic Programming) secara praktis, untuk mencapai Sleeping Mind agar lebih mudah dilakukan dan dapat mencapai hasil yang optimal.
MANFAAT DAN KELEBIHAN SLEEPING MIND
Sleeping Mind adalah berfikir (menjalankan fungsi otak secara optimal) sambil tidur (beristirahat secara fisik). Artinya manfaat yang diperoleh adalah sebagaimana lazimnya manfaat yang diperoleh seseorang sebagai hasil dari proses berfikir, seperti pemecahan masalah, memperoleh gagasan-gagasan baru atau menjawab pertanyaan serta persoalan. Karena dilakukan sambil tidur maka manfaat-manfaat tersebut dapat diperoleh tanpa harus menggunakan waktu khusus untuk berfikir atau merenung. Ibarat kata pepatah SAMBIL BERENANG MINUM AIR, sambil beristirahat kita berfikir, fisik yang letih kembali segar, sambil beberapa persoalan juga terselesaikan.
Jika dibandingkan dengan proses intelektual dan proses kreatif seperti biasanya, Sleeping Mind memiliki beberapa kelebihan. Selain efisien dalam hal pemanfaatan waktu, Sleeping Mind juga bersifat original dan genuine. Karena proses yang terjadi pada dasarnya adalah mengambil dan mengolah resource dan informasi yang ada pada diri kita sendiri, yang telah terekam dan ter-file rapi dalam bawah sadar kita. Sehingga hasil pemikiran Sleeping Mind juga bersifat Unique, dalam arti untuk suatu persoalan yang sama, bisa jadi masing-masing orang akan menemukan jawaban yang berbeda-beda, namun cocok dan sesuai dengan masing-masing orang tersebut.
LANGKAH-LANGKAH PRAKTIS SLEEPING MIND
Pejamkan mata Anda sekarang! Apa yang Ada lihat? HITAM. Sekarang pikirkan suatu benda, apapun benda itu asal konkrit! Sekarang pejamkan mata Anda! Apa yang Anda lihat? Ya, BENDA itu yang terlihat. Mengapa? Karena pikiran Anda sedang bekerja memikirkan benda itu.
Sleeping Mind bekerja pada gelombang otak sekitar gelombang Alpha-Theta, yaitu diantara gelombang Beta (normal, state of awareness) dan Delta. Yang terakhir ini alah kondisi tertidur lelap dan otak kita sudah tidak dapat menerima rangsang atau informasi dari indera kita. Kalangan Hypnotist dan Hypnotherapist menyebut gelombang Alpha-Theta sebagai Hypnosis State atau Suggestible State. Karena itu agar otak dapat bekerja dalam kondisi Sleeping Mind, kita harus mempertahankan gelombang otak agar tetap berada di gelombang Alpha-Theta. Perlahan-lahan kita tinggalkan gelombang Beta, seperti saat biasanya kita mulai tertidur, namun bertahan agar tidak keterusan sampai ke Delta.
Berikut langkah-langkah praktis untuk mencapai Sleeping Mind
1. Persiapan
Paparkan issue atau permasalahan yang ingin kita bahas senyata dan sedetail mungkin dalam selembar kertas. Baca berulang-ulang sampai secara visual kita bisa membacanya tanpa kita melihat kertas itu lagi. Kalau perlu keraskan suara Anda saat sehingga secara auditori telinga kita bisa mendengarnya meskipun pada saat kita sudah tidak membacanya lagi. Biarkan kertas dan alat tulis tetap berada di dekat tempat tidur karena akan digunakan untuk sesegera mungkin mencatat output dari Sleeping Mind.
2. Memulai
Lakukan Relaksasi. Nyamankan diri Anda secara fisik. Gunakan pakaian yang longgar. Lemaskan otot-otot yang tegang dan kendurkan bagian-bagian tubuh yang terasa kaku. Lalu pejamkan mata dan rasakan kenyamanan di seluruh tubuh sampai kendur dan ringan. Lakukan Affirmasi “Aku lakukan Sleeping Mind. Badanku tidur dengan nyaman. Pikiranku berfungsi optimal untuk menemukan jawaban atas persoalan ….. (sebutkan issue yang akan Anda pikirkan).
Perlahan-lahan munculkan secara visual (sambil tetap memejamkan mata) gambaran issue yang telah Anda tuliskan di selembar kertas tadi. Visualkan senyata mungkin tulisan-tulisan Anda di depan mata Anda. Jika tadi Anda membacanya dengan suara keras, dengarkan kembali di telinga Anda suara ketika Anda membacanya tadi.
3. Memproses
Perlahan-lahan rasakan tubuh Anda semakin ringan dan visualisasi Anda mulai mengabur (tidak se”vivid” ketika Anda mulai melakukan visualisasi). Rasakan bahwa Anda mulai tidak bisa menggerakkan anggota badan Anda, seperti menggeser kaki, menggerakkan leher atau memindahkan tangan. Tapi Anda masih tetap mendengar suara yang masuk ke telinga Anda. Jaga agar Anda tetap bisa menangkap suara dari luar meskipun Anda sudah tidak dapat bereaksi lagi terhadap rangsang tersebut. Saat ini Anda sudah mulai masuk ke Sleeping Mind.
4. Memetik Hasil
Perlahan-lahan Anda akan mulai memperoleh hasil dari Sleeping Mind. Visual Anda akan menangkap gambar atau tulisan-tulisan lain yang merupakan jawaban dari persoalan-persoalan yang tadi Anda ajukan. Telinga Anda akan mulai mendengar suara yang merupakan gagasan-gagasan baru atas rencana-rencana Anda. Anda merasakan ada keinginan-keinginan untuk melakukan aktivitas yang merupakan langkah-langkah konkrit untuk meyelesaikan permasalahan Anda.
Jika Anda tiba-tiba terjaga dari tidur dan kontak dengan realita, sesegera mungkin catat apa yang terakhir Anda lihat, dengar atau rasakan sebagai hasil dari Sleeping Mind Anda. Karena ini berasal dari Unconscious, jika Anda tidak segera mencatatnya, bisa jadi Anda akan segera kehilangan. Cara lain untuk segera me-record hasil Sleeping Mind Anda adalah dengan menyiapkan alat perekam seperti Ipod atau Tape Recorder.
Proses ini bisa dilanjutkan kembali bilamana kita kembali melanjutkan tidur kita. Baik untuk issue yang sama maupun issue yang lain. Pada saat-saat awal kita melatih Sleeping Mind, bisa jadi saat bangun tidur tubuh kita merasa kurang nyaman. Mungkin terasa pegal, berat atau seperti gejala kurang tidur lainnya. Hal ini normal dan manusiawi karena tubuh kita membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sesuatu yang terjadi di luar kebiasaan sehari-hari. Dengan latihan yang teratur dan berulang-ulang, seluruh tubuh kita akan berdamai dengan kebiasaan baru kita (parts integration), dan lama-kelamaan ikut menikmatinya pula.
Kalau boleh mengambil referensi, ada seorang tokoh nasional (bahkan internasional) bangsa kita yang piawai menjalankan Sleeping Mind ini. Entah dipelajari atau bakat bawaan, beliau (yang pernah menjadi Presiden RI ini) justru lebih cerdas dan produktif dalam berfikir dalam kondisi ini dibanding dalam kondisi terjaga. Hal ini dikemukakan oleh seorang rekan yang pernah menjadi orang dekat beliau karena pernah menjadi Staf Ahli Ibu Negara dan Anggota Tim Media dan Komunikasi Juru Bicara Kepresidenan.
Apa salahnya kita menggunakan teknik yang sama untuk memperolah hasil yang terbaik dalam hidup kita. Jika kita sudah punya intelekualitas kita yang biasa kita gunakan dalama keadaan sadar sebagai suatu senjata, maka kini saatnya kita gunakan senjata lain yang belum kita manfaatkan secara optimal, yaitu menggunakan kecerdasan intelektual kita dalam keadaan tidur yaitu dengan menggunakan teknik Sleeping Mind. Bukankah memiliki dan menggunakan 2 senjata lebih baik ketimbang hanya mengandalkan 1 senjata? Selamat mengoptimalkan pikiran sambil menikmati tidur!
Wednesday, December 12, 2007
MANFAAT DAN KELEBIHAN SLEEPING MIND
Posted by
muza-Q
at
5:15 AM
Tuesday, December 04, 2007
Gelombang Otak
Otak kita setiap saat menghasilkan impuls-impuls listrik. Aliran listrik ini, yang lebih dikenal sebagai gelombang otak, diukur dengan dua cara yaitu amplitudo dan frekuensi. Amplitudo adalah besarnya daya impuls listrik yang diukur dalam satuan micro volt.
Frekuensi adalah kecepatan emisi listrik yang diukur dalam cycle per detik, atau hertz. Frekuensi impuls menentukan jenis gelombang otak yaitu beta, alfa, theta, dan delta. Jenis atau kombinasi dan jenis gelombang otak menentukan kondisi kesadaran pada suatu saat.
Pandangan keliru yang selama ini ada dalam benak banyak orang adalah otak hanya menghasilkan satu jenis gelombang pada suatu saat. Saat kita aktif berpikir kita berada pada gelombang beta. Kalau kita rileks kita berada di alfa. Kalau sedang ngelamun, kita di theta. Dan, kalau tidur lelap kita berada di delta. Pandangan itu salah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suatu saat, pada umumnya, otak kita menghasilkan empat jenis gelombang secara bersamaan, namun dengan kadar yang berbeda. Dalam kondisi tertentu, misalnya meditasi, kita dapat secara sadar mengatur jenis gelombang otak mana yang ingin kita hasilkan.
Setiap orang punya pola gelombang otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi ke empat jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi gelombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang. Meskipun pola gelombang otak ini unik, tidak berarti akan selalu sama sepanjang waktu. Kita dapat secara sadar, dengan teknik tertentu, mengembangkan komposisi gelombang otak agar bermanfaat bagi diri kita.
Gelombang Beta
Beta adalah gelombang otak yang frekuensinya paling tinggi. Beta dihasilkan oleh proses berpikir secara sadar. Beta terbagi menjadi tiga bagian, yaitu beta rendah 12-15 Hz, beta 16-20 Hz, dan beta tinggi 21-40 Hz. Kita menggunakan beta untuk berpikir, berinteraksi, dan menjalani kehidupan sehari-hari. Meskipun beta sering kali “menghilang” saat kita memfokuskan pikiran, beta tetap dibutuhkan agar kita dapat menyadari dan ia di luar diri kita. Bersama dengan gelombang lainnya, beta sangat dibutuhkan dalam proses kreatif. Tanpa beta, semua kreativitas yang merupakan hasil pikiran bawah sadar akan tetap terkunci di bawah sadar, tanpa bisa terangkat ke permukaan dan disadari oleh pikiran.
Walaupun beta merupakan satu komponen yang sangat penting dalam kondisi kesadaran kita, bila kita beroperasi semata-mata hanya dengan jenis gelombang ini, tanpa didukung oleh frekuensi yang lebih rendah, maka akan menghasilkan satu kehidupan yang dipenuhi dengan kekhawatiran, ketegangan, dan proses berpikir yang tidak fokus.
Gelombang Alfa
Alfa adalah jenis gelombang yang frekuensinya sedikit lebih lambat dibandingkan beta, yaitu 8-12 Hz. Alfa berhubungan dengan kondisi pikiran yang rileks dan santai. Dalam kondisi alfa, pikiran dapat melihat gambaran mental secara sangat jelas dan dapat merasakan sensasi dengan lima indra dan apa yang terjadi atau dilihat dalam pikiran. Alfa adalah pintu gerbang bawah sadar.
Pada tahun 60-an dan 70-an, alfa sangat populer dan diklaim sebagai gelombang otak paling penting, yang merupakan kunci untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi. Penelitian dengan menggunakan mind technology modern yang dilakukan oleh banyak pakar terkemuka, antara lain Maxwell Cade dan Anna Wise, membuktikan, bahwa alfa bukanlah jenis gelombang terpenting.
Manfaat alfa yang utama dan paling penting adalah sebagai jembatan penghubung antara pikiran sadar dan bawah sadar. Alfa memungkinkan kita untuk menyadari keberadaan mimpi dan keadaan meditasi terdalam yang kita capai. Tanpa alfa, kita tidak akan dapat mengingat mimpi atau meditasi yang sangat dalam, saat kita terbangun atau selesai bermeditasi.
Gelombang Theta
Theta adalah gelombang otak pada kisaran frekuensi 4-8 Hz, yang dihasilkan oleh pikiran bawah sadar (subconsciaus mind). Theta muncul saat kita bermimpi dan saat terjadi REM (rapid eye movement). Pikiran bawah sadar menyimpan memori jangka panjang kita dan juga merupakan gudang inspirasi kreatif. Selain itu, pikiran bawah sadar juga menyimpan materi yang berasal dan kreativitas yang ditekan atau tidak diberi kesempatan untuk muncul ke permukaan dan materi psikologis yang ditekan.
Meskipun kita dapat masuk ke theta dan mengakses berbagai materi yang tersimpan di sana, bila tidak dibantu dengan gelombang alfa dan beta, semua materi itu tidak dapat dikenali oleh pikiran sadar. Semua materi yang berhubungan dengan emosi, baik itu emosi positif maupun negatif, tersimpan dalam pikiran bawah sadar. Emosi-emosi negatif yang tidak terotasi dengan baik, setelah masuk ke pikiran bawah sadar, akhirnya menjadi beban psikologis yang menghambat kemajuan diri seseorang.
Bila kita berhasil masuk ke kondisi theta, kita akan mengalami
Kondisi meditatif yang sangat dalam. Semua pengalaman meditatif yang selama ini dicari oleh orang yang melakukan praktik meditasi,
misalnya keheningan, ketenangan, kedalaman, dan puncak kebahagiaan, dirasakan di dalam theta. Theta adalah “puncak” di dalam “pengalaman puncak”. Saat komponen gelombang lainnya berada dalam takaran yang pas, bersama dengan theta, kita dapat
merasakan pengalaman “ah-ha”. Saat kita ingin mengobati dan menyembuhkan tubuh atau pikiran, kita harus masuk ke theta agar dapat mencapai hasil maksimal.
Gelombang Delta Delta
adalah gelombang otak yang paling lambat, pada kisaran frekuensi 0,1-4 Hz, dan merupakan frekuensi dan pikiran nirsadar (unconscious mind). Pada saat kita tidur lelap, otak hanya menghasilkan gelombang delta agar kita dapat istirahat dan
memulihkan kondisi fisik. Pada orang tertentu, saat dalam kondisi sadar, delta dapat muncul bersama dengan gelombang lainnya.
Dalam keadaan itu, delta bertindak sebagai “radar’ yang mendasari kerja intuisi, empati, dan tindakan yang bersifat insting.
Delta juga memberikan kebijakan dengan level kesadaran psikis yang sangat dalam. Gelombang delta sering tampak dalam diri orang yang profesinya bertujuan membantu orang lain. Orang yang perlu memahami kondisi mental, psikologis, atau emosi orang lain. Orang yang berprofesi sebagai “penyembuh” dan orang yang sangat mengerti orang lain bisaanya mempunyai gelombang delta dalam kadar yang tinggi. Delta muncul tidak hanya saat kita memperhatikan orang lain, namun juga muncul saat kita berusaha mengerti ide atau konsep, objek atau seni, atau apa saja yang membutuhkan kesadaran nirsadar yang dalam.
Delta juga disebut dengan orienting response karena berfungsi mengarahkan kita dalam hal waktu dan ruang. Delta berfungsi sebagai sistem peringatan dini untuk merasakan adanya ancaman atau bahaya. Delta memungkinkan kita untuk “melihat” informasi yang tidak dapat ditangkap oleh pikiran sadar. Dari sudut pandang negatif, delta juga dapat digunakan untuk kondisi berhati-hati yang berlebihan (hypervigilance). Sikap hati-hati yang berlebihan, atau lebih tepat disebut dengan kepekaan, berguna untuk anak yang mengalami abuse untuk memastikan kondisi emosi orangtuanya. Dari pengamatannya, anak itu akan tahu apakah orangtuanya akan memukul atau menghukum dirinya. Masalah akan timbul bila anak bertumbuh dengan delta yang berlebihan dan secara terus-menerus “membaca” kondisi emosi di lingkungan sekitarnya dan berusaha mengendalikan kondisi ini demi keselamatan hidupnya.
Orang dewasa yang terlalu peka, sebagai hasil dan mengembangkan sikap berhati-hati secara berlebihan sejak kecil dapat secara positif mengarahkan kepekaannya ini pada kemampuan persepsi psikis dan penyembuhan. Hal itu dapat dicapai karena radar delta yang telah sangat berkembang dalam dirinya. Delta juga dihubungkan dengan konsep collective unconscious.
Gelombang beta, alfa theta, dan delta adalah komponen pembentuk kesadaran kita. Keempat gelombang itu beropenasi dalam satu jalinan komposisi rumit yang menentukan kondisi kesadaran kita dalam suatu saat.
Posted by
muza-Q
at
7:37 AM
VISUALISASI
Paling tidak Anda pernah sekali melamun dalam hidup Anda. Dalam keadaan melamunkan sesuatu, anda masuk ke keadaan yang menggunakan seluruh 6 indra Anda (mata anda melihat rupa dan warna sesuatu dalam lamunan, hidung anda menghidu bau sesuatu dalam lamunan, telinga anda mendengar bunyi tertentu dalam lamunan, lidah anda mengecap rasa tertentu dalam lamunan, tangan dan kaki anda merasakan tekstur tertentu dalam lamunan dan Tubuh Anda merasakan hal tertentu dalam lamunan dan pikiran anda sedang asyik dengan pikiran tertentu dalam lamunan) . Visualisasi meskipun mengandung kata VISUAL yang artinya penglihatan mempunyai makna yang lebih luas mencakup keenam indra (lihat, dengar, cium, raba-rasa, kecap, pikiran).
Bang Doel seorang peserta kajian Hypnotherapy saat istirahat pernah berkata pada saya ”Suatu kali karena dituntut dateline saya harus mengerjakan tugas hingga pukul 21.00. Saya baru keluar kantor pukul 21.15. Saat itu saya membayangkan saat saya tiba di rumah, istri bertanya dengan nada ketus dan penuh curiga, lalu marah-marah. Setibanya di rumah saya mendapatkan persis apa yang saya bayangkan”. Apa yang dilakukan oleh Bang Doel ini adalah visualisasi. Apa yang dibayangkannya dalam pikiran menjadi kenyataan.
Visualisasi dapat anda lakukan dengan MELAMUNKAN apa OUTCOME anda, dan anda menghayatinya SAAT INI dan SEKARANG telah tercapai.. Misalnya anda akan berangkat ke kantor menggunakan kendaraan umum. Anda dapat melamunkan skenario berikut ”Anda melihat anda berpakaian rapi, Anda merasakan udara yang segar terdengar suara anak anda berkata ” Hati-hati ya Pa/Mah, Sukses Ya”, dan anda berjalan keluar rumah dengan ayunan kaki penuh energi. Di tepi jalan raya anda melihat kendaraan umum yang anda akan tumpangi menuju ke arah Anda. Anda menyetop, dan mobil perlahan berhenti di depan anda. Anda kemudian merasakan kaki anda naik ke mobil, dan di dalam mobil Anda masih menemukan satu tempat duduk kosong yang bersih, dan di sampingnya hadir orang yang menyenagkan. Anda mendengarnya menyapa ”Silakan duduk pak/bu?” Anda kemudian duduk di kursi tersebut, berbincang-bincang dengan rekan sebalah Anda, kemudian tak terasa sampai di tempat tujuan. Anda kemudian berdiri, turun dari mobil lalu berjalan menuju kantor Anda. Anda tersenyum kepada setiap orang dan anda rasakan sampai di kursi/meja anda dalam keadaan segar dan penuh energi”. Ada ahli yang mengatakan Visualisasi sebagai Teater Pikiran.
Latih berulang-ulang VISUALISASI ini hingga otomatis dan otak mendapatkan gambaran dengan skenario paling sempurna. Ketika skenario ini tercatat di otak, dan otak mengirimkan perintah ke seluruh anggota tubuh yang tercitrakan dalam visualisasi ini, maka siaplah untuk bersyukur, karena apa yang anda Visualisasikan terjadi dalam kenyataan. Latihlah VISUALISASI ini dimulai dengan hal-hal sederhana. Misalnya, saat ada di kantor visualisasikanlah anda santai, pekerjaan anda selesai dengan benar, Anda menikmati pekerjaan anda. Setelah antara Visualisasi dan kenyataan semakin akurat, Latihlah dengan perilaku yang melibatkan orang lain dan lebih rumit.
Posted by
muza-Q
at
6:57 AM
AKNOWLEDGEMENT
AKNOWLEGMENT adalah Anda mengakui keberhasilan-keberhasilan kecil yang Anda telah raih dalam rangka mencapai KEBERHASILAN BESAR. Anda menghargai diri anda atas kesuksesan demi kesuksesan yang telah Anda capai menuju KESUKSESAN.
Mulailah saat ini buat catatan harian atas prestasi anda, misalnya:
• Saya berhasil datang 5 menit sebelum kantor buka
• Saya berhasil meyakinkan calon pembeli untuk mendengarkan uraian saya
• Saya berhasil mengajak anak ngobrol tentang hobinya
• Saya berhasil menulis Artikel tentang Hypnosis dan mengirimkannya ke sejumlah milis
• Saya berhasil menghipnosis pembaca tulisan ini sehingga mereka membaca tulisan ini sampai habis
...................
...................
...................tambah sendiri menurut Anda.
Cobalah anda tuliskan apa yang telah anda berhasil lakukan hari ini..
Cobalah jujur pada diri anda , apa yang anda rasakan dengan latihan ini. Apakah anda mendapatkan perasaan yang lebih baik? Apakah anda masuk ke dalam State yang lebih positif ? Apakah anda mendapatkan tambahan semangat baru?
Posted by
muza-Q
at
6:44 AM
AFFIRMASI
Affirmasi adalah menyatakan seuatu yang positif tentang diri Anda. Mulai saat ini hentikanlah kata atau kalimat yang menyatakan diri anda dengan citra negatif. Mulai saat ini lakukanlah memberikan pernyataan-pernyataan positif tentang diri Anda. Buatlah sendiri pernyataan-pernyataan apa yang anda inginkan tentang diri anda. Saya menulis beberapa , anda bisa melanjutkannya dan membuatnya sesuai dengan yang Anda inginkan .
• Saya pandai dalam semua pelajaran
• Saya menarik sebagai pembicara
• Apapun lelucon yang saya sampaikan, pendengar terhibur
• Saya tampil tenang, mampu menguasai keadaan, dan berbicara lancar
• Apapun yang saya lakukan membuat saya semakin baik dan kreatif
• Masalah apapun yang muncul di hadapan saya mampu saya atasi
......................
......................
.....................tambahkan sendiri sesuai yg anda inginkan.
Dalam fenomena budaya , Afirmási ini dikenal dengan beragam nama . Urang Sunda memberi nama Rajah, Jampe. Dalam tradisi Hindu dan Budha namanya MANTRA . Dalam tradisi Muslim namnya Do’a .
Affirmasi diucapkan berulang-ulang setelah anda fokus. Keadaan fokus ini bisa anda capai saat anda terjaga dari tidur saat anda mata mengantuk terlelap ingin tidur ( Gelombang Otak ALFHA). Keadaan fokus ini bisa pula anda capai saat anda mandi di pancuran (shower) merasakan sejuknya air, Saat anda sedang menghirup wangi-wangian (THERAPI), Saat anda mandi kembang, Saat anda dipijat, saat anda luluran, saat anda latihan pernapasan, saat anda Chi Kung, saat anda bermain musik. Anda pun dapat fokus dengan menggunakan ritual agama , saat meditasi, saat saat berdoa, saat wudhu, shalat, dzikir. Ucapkanlah kata-kata Affirmasi anda setelah anda fokus. Dimana anda merasa relaks disitulah saat yg tepat utk AFFIRMASI.
Posted by
muza-Q
at
6:27 AM


